Animasi

BEBERAPA TEORI ANIMASI

TEORI ANIMASI
Oleh Annas Marzuki Sulaiman, S.Sn

The word animate comes from the Latin verb animare, meaning “to make alive or to fill with breath.” In animation we can completely restructure reality.
Kata animate berasal dari kata kerja Latin animare, yang berarti “membuat jadi hidup atau mengisi dengan nafas”. Pada animasi kita benar-benar bisa merestrukturisasi realitas.
(Jean Ann Wright 2005:1)

In the most general sense, animate means “give life to” and includes live-action puppetry such as that found on Sesame Street and the use of electromechanical devices to move puppets, i.e. animatronics.
Pengertian secara umum, animate memiliki arti “memberi kehidupan kepada” dan termasuk juga live-action (gerakan langsung) pedalangan/pewayangan/permainan boneka semisal Sesame Street serta penggunaan peralatan electromechanical untuk menggerakkan boneka, dinamakan animatronics.
(Rick Parent 2010:6)

Animation is animation, whatever the medium. Whether you are drawing on paper, modelling in Plasticine, shoving a couple of matchboxes around in front of a Bolex camera or animating with a computer; to become an animator you will need to understand movement and how to create emotion.
Animasi adalah animasi, apapun medianya. Apakah anda menggambar di atas kertas, pemodelan dengan plastik/malam, mendorong beberapa kotak korek api di sekitar di depan kamera Bolex atau menganimasikan dengan komputer, untuk menjadi seorang animator anda akan perlu memahami gerakan dan cara membuat emosi.
(Susannah Shaw 2004:1)

Animation Heritage

Wayang kulit bisa dikategorikan sebagai salah satu bentuk multimedia dan animasi yang telah dibuat oleh nenek moyang kita sejak berabad-abad lampau.
Layaknya film animasi, wayang kulit melibatkan berbagai seni lainnya antara lain seni peran, seni suara, seni musik, seni sastra, seni pahat, seni lukis dll. Selain itu juga melibatkan media visual dan suara.
Secara teknis, tanpa meninggalkan esensinya, sebenarnya kesenian wayang kulit bisa dikembangkan lagi sesuai dengan kemajuan teknologi terkini terutama yang berkaitan dengan animasi dan multi media.

ReferensI:

Jean Ann Wright, Animation Writing and Development. Burlington: Elsevier Inc, 2005.
Chris Webster, Animation: The Mechanics of Motion. Burlington: Elsevier Inc, 2005
Alit Djaja Soebrata, Shadow Teathre in Java. Amsterdam: Pepin Press, 1999.
Jill Forshee, Culture And Customs of Indonesia. Westport: Greenwood Press, 2006
Beth Osnes, Acting: An International Encyclopedia. California: ABC-Clio Inc, 2001
Frank Thomas and Ollie Johnston, The Illusion of life: Disney Animation. New York: Walt Disney Production, 1981
Beth Osnes, Acting: An International Encyclopedia. California: ABC-Clio Inc, 2001
Susannah Shaw, Stop Motion Craft skills for model animation. Burlington: Focal Press, 2004
Rick Parent dkk, Computer Animation Complete. Burlington: Morgan Kaufmann Publishers, 2010
http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Cutout_animation.html, diakses tanggal 1 Mei 2011
http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Silhouette_animation.html, diakses tanggal 1 Mei 2011