Ilmu Desain Komunikasi Visual · Psikologi Persepsi

Persepsi

Proses Persepsi

Sejak lahir, manusia dibekali dengan akal dan berbagai macam indera yang berguna untuk menyadari tentang keberadaanya di dunia ini. Walaupun setiap orang memilikinya dalam porsi yang berbeda-beda, ada yang kurang maupun yang lebih, bagaimanapun keadaanya akal yang dimiliki manusia tersebut yang membedakan antara manusia dengan makhluk lainya. Akal dan indera yang dimiliki manusia tersebut akan saling bekerjasama, bertautan dan bersatu padu untuk mengenali dunia seisinya yang begitu kompleks, dengan proses yang mencakup baik pengenalan rangsangan lingkungan dan tindakan dalam menanggapi rangsangan melalui proses penginderaan, sehingga manusia akan mendapatkan pengalaman indrawi tentang dunia di sekitarnya. Proses ini disebut proses persepsi. Melalui proses persepsi, kita memperoleh informasi tentang sifat dan unsur-unsur lingkungan yang sangat penting untuk kelangsungan hidup kita. Persepsi tidak hanya menciptakan pengalaman kita tentang dunia di sekitar kita, yang memungkinkan kita untuk bertindak dalam lingkungan kita. Persepsi meliputi lima indera; sentuhan, penglihatan, penciuman, rasa dan pendengaran. Juga termasuk apa yang dikenal sebagai proprioception, yaitu satu set indra melibatkan kemampuan untuk mendeteksi perubahan posisi tubuh dan gerakan. Hal ini juga melibatkan proses kognitif yang diperlukan untuk memproses informasi, seperti mengenali wajah teman atau mendeteksi aroma yang dikenali.