Berpikir Kreatif · Ilmu Desain Komunikasi Visual · Komunikasi Pemasaran Terpadu

PROSES KOMUNIKASI DALAM IKLAN

Untuk membangun komunikasi yang efektif dalam sebuah iklan, pengirim pesan harus tahu sasaran (target audiens) apa yang diinginkan, sehingga pesan yang akan disampaikan dapat mencapai sasaran tersebut dengan tepat. Pesan yang berisikan informasi dari pengirim pesan tersebut harus dikodekan melalui proses konversi menjadi data yang dapat diterima oleh sasaran secara jelas. Pengiriman pesan tersebut harus melalui media yang menjangkau khalayak sasaran dan mengembangkan saluran umpan balik untuk memantau tanggapan yang ada.

IMG_20150904_192304

(1) Pengirim adalah seseorang, sekelompok orang, perusahaan atau organisasi yang mengirimkanatau menyampaikan ide, serangkaian ide atau proposisi kepada pihak lain, (2) encoding merupakan pengkodean pesan dalam bentuk simbolis untuk mencapai tujuan komunikasi, (3) Pesan adalah representasi simbolis pikiran ide dari pengirim/sumber, (4) media. Sebagai saluran/sarana untuk penyampaian pesan, (5) decoding merupakan pemaknaan dari pesan yang diterima yang merupakan gabungan dari pesan yang sebenarnya dan pengaruh media, (6) penerima adalah orang atau organisasi yang dituju pengirim untuk berbagi pemikiran, ide dan sebagainya (7) noise (kebisingan) menunjukkan gangguan atau impedansi seperti sinyal radio, adalah istilah untuk menggambarkan distorsi pesan pada setiap tahap dalam proses komunikasi pemasaran. 

Jika penerima tidak memahami pesan atau tidak bisa menafsirkan dengan cara yang dimaksudkan oleh pengirim, maka komunikasi akan terputus atau rusak.  Pesan juga dapat terputus apabila penerima pesan adalah orang lain yang tidak dituju pengirim atau penerima mungkin memahami pesan tetapi mengabaikan atau melupakannya.

Iklan